pelaku bom maraton boston dzhokhar tsarnaev diancam hukuman mati atas perannya pada serangan dan menewaskan tiga orang juga 200 orang terluka pekan kemarin.
lelaki berusia 19 tahun itu dituduh menggunakan serta berkomplot mencari senjata pemusnah massal juga penghancuran jahat properti umum dengan bahan peledak mematikan, papar departemen kehakiman as semisal dikutip afp.
jika dzhokhar tsarnaev yang warga naturalisasi as berasal usul chechen itu terbukti bersalah maka dia mau diganjar hukuman penjara seumur hidup serta bahkan hukuman mati.
kita pilihan lagi memperlihatkan bahwa siapapun yang menyasar warga tak berdosa amerika dan bekerja meneror kota-kota kita, mereka tidak ingin lolos dari jerat hukum, tutur jaksa agung as eric holder.
Informasi Lainnya:
- Daun Sirsak Untuk Kesehatan
- Berbisnis Bersama DBC Network
- Daun Sirsak Untuk Kesehatan
- Tentang oriflame dan DBC Network
peradilan pertama hendak diadakan 30 mei kedepan. sebelumnya gedung putih memastikan dzhokhar hendak diadili dengan sistem peradilan sipil juga tidak berstatus seperti tahanan-tahanan tersangka teroris selama teluk guantanamo.
dzhokhar baru mampu mengucapkan kata tidak saat ditanya apakah dia mau didampingi pengacara. jaksa menyebutkan dia sehat dengan mental juga kooperatif dengan penyidik.
fbi baru berharap mendapatkan Jawaban daripada dzhokhar mengenai motif teror mereka juga ingin mengetahui apakah banyak rencana serangan yang lain.
seorang sumber di pemerintah as berkata pada cnn kiranya daripada wawancara awal dengan dzhokhar diperoleh asumsi kiranya kedua bersaudarea tersebut teradikalisasi sendiri melalui tak melibatkan grup militan internasional bagaimana pun.
sementara senator lindsey graham menilai fbi dan intelijen rusia kecolongan juga melakukan kesalahan mendasar semisal mengeja nama tamerlan tsarnaev sehingga dia mampu pergi ke rusia tidak terdeteksi.
saya diberi hapal oleh fbi kiranya alasan namanya tidak ditampilkan di sistem karena namanya salah eja, papar graham seperti dilaporkan afp.